Jupiter Z1 Injeksi

Kemarin wawancara dengan seorang mekanik Senior Yamaha daerah teluk pucung Bekasi, "sekarang saya jadi ngerti laptop Pak setelah Yamaha baru mempunyai ecu dan disetting dengan IT"

Luar biasa perkembangan teknologi sekarang ini motor banyak yang menggunakan teknologi injeksi. Salah satunya adalah Jupiter Z1


source : bantendesign.com

VIVAnews - Makin tergerusnya pasar motor bebek nasional tidak menyurutkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) untuk menghadirkan varian bebek anyar berteknologi injeksi, Jupiter Z1.

Tak cuma dilengkapi mesin injeksi, motor ini juga memiliki tampilan baru yang lebih menawan.

Jupiter Z1 mengaplikasikan sistem injeksi, namun ditengarai agak berbeda dari YMJET-FI yang ada pada Mio J dan Soul GT. Mesin Jupiter Z1 tetap menggunakan piston tempa (forged piston), namun kepala silindernya tidak ber-Diasil (Die Aluminum Silicon).

Selain mesin, perubahan juga terjadi pada bodi depan dan leg shield (sayap samping) yang sedikit lebih mirip Jupiter MX. Desain lampu sein juga dibuat lebih ramping, kemudian panel speedometer diberi sentuhan aura baru agar terlihat sporty.

Jupiter ZI hadir dengan striping sporty dan memliki lima pilihan warna, yakni hitam, biru, merah, hijau dan putih. Mengenai harga, Jupiter Z1 diprediksi akan mengalami sedikit kenaikan dari model sebelumnya, yang berada diharga Rp14 jutaan. Kemungkinan harga dari Jupiter Z1 berkisar Rp15 jutaan.

Saat ini, Jupiter Z memberikan kontribusi terbesar nomor dua dalam hal penjualan di kelas bebek Yamaha. Selama April 2012 lalu, motor yang kerap dipakai untuk ajang balap ini terjual sebanyak 12.969 unit.

Yamaha Jupiter pertama muncul tahun 2000, dengan mengandalkan mesin 110 cc. Tiga tahun kemudian, Yamaha melakukan penyegaran desain dan penambahan kode "Z" di nama belakangnya. Selanjutnya pada 2009, lahirlah generasi ketiga Jupiter Z dengan konsep baru yang mengusung mesin 115 cc.

Penerapan atau migrasi ke teknologi injeksi memang menjadi suatu keharusan dari setiap produsen sepeda motor Indonesia. Sebab, Indonesia akan menerapkan emisi gas buang euro 3 pada 2014.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar