Mangganti Busi

Artikel dari Bengkel Motor

Sebagai barang busi tentu ada umurnya. namanya juga dipakai terus, lama kelamaan ya akan rusak juga. demikian juga busi. Penggantian busi idealnya dilakukan setiap 7500km atau 9 bln atau setelah 3x service, tergantung mana yang lebih dulu tercapai. Bila melewati batas itu busi belum diganti juga maka lama kelamaan busi akan aus. Sehingga jarak elektrodanya merenggang yang berakibat pengapiannya kurang tokcer.

Ciri busi harus diganti bisa dilihat secara fisik. pengapiannya sudah tidak bagus, atau kelihatan sudah aus. Busi yang kurang bagus juga dapat dicek ketika menghidupkan mesin. Mesin sulit dihidupkan, dan walaupun sudah dirpm menengah mesin masih mbrebet.



Busi basah juga dapat mengakibatkan mesin tidak dapat dihidupkan, hal ini terjadi bisa karena motor terkena hujan seharian, sehingga busi menjadi basah, atau melewati jalan banjir sehingga busi menjadi basah. Untuk menghindari hal itu sebaiknya selalu membawa busi cadangan didalam bagasi motor. Jika lupa maka sebaiknya busi dilepas lalu motor dislah biar kering tapi dalam keadaan off. Busi dapat dikeringkan dulu dengan Amplas lalu dipasang lagi. Motor dislah dulu dalam keadaan off, lalu setelah lama motor dislah dalam keadaan on.
Nah kalau busi selalu basah dan basahnya karena oli maka motor anda harus segera dibawa ke bengkel, kemungkinan ada oli yang bocor.

cara mengganti busi tidaklah sulit, yang penting anda mempunyai kunci busi. Kunci besi dapat dibeli ditoko yang jual peralatan motor. Syarat pertama dalam mengganti busi adalah mesin sebaiknya dalam keadaan dingin. Sehingga tidak terjadi pemuaian akibat panasnya mesin. Jika mesin masih panas karena terjadi pemuaian maka pemasangan busi kadang tidak pas dan bisa merusak ulir. Melepas busi umumnya dgn cara memutar busi kearah kiri dengan kunci busi. Hal yang perlu diperhatikan dalam memasang busi adalah tentukan celah busi, busi dimasukkan dengan tangan kosong dulu jangan memakai kunci, setelah sudah pas lubangnya baru dikencangkan dengan menggunakan kunci busi. Kualitas busi memang berbeda-beda, sehingga dalam membeli busi usahakan memilih busi yang pengapiannya lurus, tidak bengkok.

Cara merawat busi tidaklah sulit, busi dilepas dahulu lalu bersihkan dengan menggunakan sikat kawat. Busi yang sudah aus dan pengapiannya sudah tidak bagus sebaiknya diganti saja, lagian harga busi cukup murah, lebih murah harga busi daripada harga jasa service motor di Dealer resmi.

Busi motor dua tak berbeda dengan motor empat tak, biasanya busi motor dua tak lebih besar dan merupakan busi panas. Karena sesuai karakter mesin dua tak yang cepat panas. Busi motor empat tak lebih kecil daripada busi motor dua tak dan masuk kedalam kategori busi dingin. Kalau busi vespa lebih besar lagi he he he.

salam otomotif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar